Uhm. Selamat datang dan selamat membaca~

Sabtu, 15 September 2012

Review: Sekai Ichi Hatsukoi

Ya ampun, udah berapa abad ini tempat gue tinggal???? *Seribu abad, Bang...*

Sori deh... Oke, ga tau sih, masih ada viewers atau enggak, terserah. Kali ini, gue mau REVIEW soal Animanga keluaran 2010-an, lupa di season apanya, spring mungkin... Ya pokoknya begitulah!

Sebelum lanjut, karena ini REVIEW bukan SINOPSIS, gue pastikan bakal banyak spoiler. Gue gak tanggung jawab ya.

PERTAMA! AYO TEBAK GENRENYA~

YAP Bener banget! Karena di cover ini adanya 2 cowok uhukganteng&unyuuhuk doang, bisa dipastikan ini adalah ANIMANGA BL/YAOI

Jadi, buat yang ga suka, menyingkirlah sekarang Q-Q

Maaf juga itu cover untuk season 2-nya. Nanti gue share lagi beberapa gambar dari season satu *KALO GUE PUNYA* *ditendang masyarakat*

Judul animanga ini SEKAI ICHI HATSUKOI, yang secara literali, diterjemahkan oleh pakar budaya dan bahasa sebagai 'Kisah Cinta Pertama Nomer Satu di Dunia.' Lebay? Iya. Tapi lo akan melihat betapa kisahnya pun ga kalah alay nan galau. Tapi, mengesampingkan arti anehnya, mempersingkat penulisan, kita baca saja sebagai SekaKoi.

Konon, animanga ini adalah sekuel dari karya sang pencipta, Yang Mulia Shungiku Nakamura-san, yaitu JUNJOU ROMANTICA. Kapan-kapan kita bahas animanga itu. Tapi jujur, gue belum selesai baca JunTica *nyingkat lagi*

Meski gue yakin, setting waktunya sama antara SekaKoi maupun JunTica. Kenapa?

Dikisahkan, alkisah, suatu kala, di suatu kantor penerbitan berjudul 'Marukawa Shoten' atau 'Marukawa Publisher' ada seorang pelamar pekerjaan full timer worker sebagai EDITOR LITERATUR, bernama ONODERA Ritsu. Ia awalnya bekerja di perusahaan penerbit milik keluarganya, tapi karena ada gosip bau yang menggeret-geret namanya, ia memutuskan untuk keluar dari perusahaan itu.

Eh, gak habis dirundung kemalangan, Onodera berhasil masuk ke MaruSho *nyingkat lagi* *dihajar Isaka & Asahina* Tapi sebagai EDITOR SHOUJO MANGA. Wuih, stress, stress dah tuh orang. Iyalah, literatur sama manga kan beda jauh.

Kebingungan, Onodera pun menurut saja begitu diajak melihat tempat dia akan bekerja nanti. Tapi yang ia heran, semua orang tuh kayak ngabaiin dia dan lalu lalang aja kayak orang semaput.

Begitu ia tanya sama pemandunya, orang itu malah bilang, "Ini biasa di akhir siklus."

Yap, nasi sudah jadi bubur, ga bisa balik lagi, jadi mending ditambahin ayam sama krupuk aja sekalian. Begitulah pikir Onodera yang memang selalu menganggap serius segala hal. Tapi begitu ia masuk ruang kerjanya, bukan para karyawan 'normal' yang menyambutnya. Melainkan tempat bagai Tempat Pembuangan Akhir.

Kertas di mana-mana, sosok orang yang tertimbun naskah, ada yang tidur dengan posisi yang gak enak banget, pokoknya berantakan! Onodera kontan kaget, karena pemandunya langsung pamit tanpa menjelaskan. Orang-orang juga terkesan menghindari ruangan itu.

Begitu ia menoel seorang lelaki yang tertelungkup, eh orang itu malah terjatuh dengan gak elitnya. Suaranya parau banget, kayak orang sekarat, ia memanggil seseorang, "Takano-san, orang baru itu sudah di sini... Takano-saaannn..."

TakaRitsu

Terus, bangkitlah sang Iblis dari tidurnya, oke lebay, tapi gak sebegitunya. Si 'Takano' ini bangun dengan gusar, dan malah narik Onodera bersamanya menemui seorang mangaka.

Akhirnya, Onodera tahu siapa 'Takano' ini. TAKANO Masamune, Kepala Editor Emerald khusus shoujo manga. Orangnya tegas, agak spontan, terutama ketika ia mencium Onodera sebagai 'bahan model' untuk seorang mangaka.

Siapa yang sangka, ternyata Takano itu bukan nama aslinya. Saat masih sekolah dulu, seharusnya namanya adalah SAGA Masamune. Tapi sejak perceraian orang tuanya, ia tinggal sendiri dan mengganti namanya. Dan siapa juga yang sangka, kalau Onodera dulu pernah berkencan dengan Saga sebagai ODA Ritsu?

Selain main pairing TakaRitsu di atas, ternyata nyaris satu kantor Emerald itu karyawannya penyuka sesama jenis! Kenapa nyaris? Karena Nakamura-san tidak menyebutkan bahwa KANADE Mino (salah seorang karyawan Emerald, kawan KISA Shouta) memiliki kekasih.

Ya, salah satunya, kawan Onodera dan Kanade, yaitu KISA Shouta. Percaya gak kalau umur dia itu 30 TAHUN? Gue aja kagok abis...

Gak keliatan kan, efek kepala tiganya? Fans bilang Nakamura harus berusaha membuat postur tubuh yang sesuai dengan usia. Tapi gue pribadi sih nikmatin aja karena gak jarang kan cowok awet muda?

Nah, Kisa ini meski udah 30 tahun, masih suka main-main soal hubungan. Ternyata ia berbohong sama pria-pria yang pernah tidur/kencan sama dia (bayangkan aja berapa banyak) kalau ia itu sebenarnya 30 tahun, tapi ia bilang ia masih 18 tahun alias masih SEKOLAH! PENIPUANNN!!!

Di sebutkan kalau Kisa akhir-akhir ini suka men-stalk seorang karyawan toko buku yang selalu menjual habis buku editannya. Karena Kisa selalu menilai seseorang dari TAMPANGNYA, ia langsung jatuh cinta sama karyawan ganteng ini.

Namanya YUKINA Kou. Mahasiswa Seni yang punya tampang bling-bling melebihi Edward Culun tanpa harus jadi vampir. Gentle dan pengertian. Ternyata ia sadar kalau Kisa membuntutinya selama ia bekerja
YuKisa

Setelah pertemuan, kebanyakan problem mereka adalah mereka paling tidak bisa marah satu sama lain kalau kencan mereka gagal, er, Kisa pernah sih marah, tapi itu karena Yukina seakan gak peduli soal kencan dan lebih menyuruhnya untuk fokus bekerja saja.

Ternyata maksud Yukina adalah agar Kisa tidak begitu memikirkan dirinya dan benar-benar terfokus untuk pekerjaan tanpa Yukina mengganggunya. (Salah besar sih, toh di tempat kerja Kisa masih bisa galau soal hubungan mereka kok)

Kisa juga pernah membuat Yukina marah karena hendak berkencan dengan bekas teman kencannya dulu. Tapi akhirnya masalah mereka selalu selesai -di atas ranjang-.

Selain YuKisa, ada juga nih, Wakil Kepala Editor Emerald, HATORI Yoshiyuki, ternyata menyukai teman masa kecilnya, seorang mangaka untuk genre Shoujo Manga, yang bernama YOSHINO Chiaki atau ber-penname YOSHIKAWA Chiharu. Tapi untuk meluluhkan hati inosen Yoshino, Hatori juga harus berhadapan dengan teman SMP Yoshino, YANASE Yuu, yang menjadi asisten Yoshino.
 ToriChia

Oke, kita masuk ke review.

Secara garis besar, cerita ini benar-benar menjiplak Junjou Romantica. 3 pasangan, umur yang berselisih (kecuali ToriChia), problema orang ketiga, desain karakter. Gue harus bilang, STORY WINNED BY JUNJOU ROMANTICA, VISUAL? Dipegang SEKAKOI.

Bisa dilihat ada perkembangan dari penggambaran karakter antara JunTica dan SekaKoi. Jembatan besar, bisa dibilang. Tapi sekali lagi, pokok cerita kurang ditampilkan. Ada yang udah baca JunTica? Selain Problema orang ketiga, ada juga problema keluarga yang ditampilkan secara mencolok. Di SekaKoi, semua difokuskan pada apa yang terjadi dengan TakaRitsu sekarang. Sementara masa lalu mereka hanya di bahas di OVA 1.

Tapi secara alur semua dikemas cukup rapih dan tidak membingungkan. Dan yang gue seneng, ratingnya itu lhooo... +13!!!! Cihuyyyy~!!!

Yap! Rating +13 tahun untuk ANIME-nya. Kenapa? Karena animenya men-skip bagian -piiip- dan -niiittt- yang membahayakan mata-mata yang polos. Sementara manganya? +18 ke atas... Junjou Romantica itu animanganya +18 ke atas sehingga kalau masuk situs youtube, langsung kena banned di beberapa negara tertentu. Itu kenapa gue ga bisa review tentang Junjou Romantica meski udah ngerti alurnya.

Oh iya, biar sekalian, gue bahas ya penghubung-penghubung antara SekaKoi dan JunTica.

1. Marukawa Shoten. Perusahaan penerbitan milik keluarga ISAKA. Pemiliknya sekarang ialah putra pemimpin sebelumnya, ISAKA Ryouichiru. Isaka ini adalah tetangga USAMI Akihiko dari JunTica, dan juga bos TAKANO Masamune dari SekaKoi. Ia juga yang menyarankan Usami membukukan tulisannya lewat Marukawa dan tak menunggu lama hingga karya Usami melejit. (Psst... Katanya Onodera pernah bekerja sama dengan Usami sebelum ia masuk Marukawa. Berarti Usami juga membuat kontrak dengan perusahaan keluarga Onodera?)

2. THE KHAN. Wuihh... Buat yang baca SekaKoi dan Juntica, coba tebak siapa karakter yang menggemari manga buatan Ijuuin-sensei ini? Yap! TAKAHASHI dan YOSHINO~ Takahashi dari JunTica ini saking sukanya sama The Khan, sampe menyatakan suka juga ke Ijuuin-sensei dan bikin Usami-sensei uring-uringan! Sementara Yoshino kalau sudah baca The Khan, pasti proyeknya bakal molor terus! Hahaha! Gimana coba kalo mereka berdua ketemu di fanmeeting-nya Ijuuin-sensei?

3. Ada satu adegan di Onodera Ritsu no Baai, di mana sehabis kerja, Onodera pulang dengan kereta bawah tanah yang sudah sepi karena sudah larut. Nah, di sampingnya itu tidur Takahashi! Iya! Takahashi dari JunTica! Jadi mereka pernah satu adegan di kereta tanpa dialog! Gue nyadarnya lamaaaa banget. Gila. Main Uke dari dua animanga legendaris Nakamura duduk satu gerbong! Kalo mereka saling sadar, mungkin bakal perang ya? *no*

4. Ada maskot unik untuk JunTica dan SekaKoi. Tahu Teddy Bear Usami-sensei? Suzuki-san adalah maskot untuk JunTica, sedangkan Twinkle yang sering dipakai sebagai maskot SekaKoi sebenarnya juga digunakan Nakamura-sensei sebagai maskot pribadinya.

By the way, ada satu hal, kalau gue lirik lagi, JunTica itu tuh tentang persiapan memasuki dunia kerja di dunia 'publishing' setelah selesai sekolah, sedang SekaKoi itu tentang kehidupan di dalam pekerjaan 'publishing'. Jadi, mengesampingkan unsur Yaoi-nya, 2 anime ini aku jadiin HIGH RECOMMENDATION banget.

Dan tambahan, jalan cerita keduanya itu realis dan tidak mengada-ada. Khasnya Nakamura-sensei pasti kerasa! Tapi gue ga akan membandingkan anime yaoi lain di sini.

Yosh! Selesailah Review gue kali ini tentang SEKAI ICHI HATSUKOI~ Terima kasih sudah menyimak semoga semua senang sama bahasan ini!

SAYOUNARA~!


Kamis, 26 Januari 2012

As A Gal


Semakin maju perkembangan dunia, semakin jarum jam waktu berputar, kini semua tak lagi sama. Mau itu pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, dan kedudukan gender.

Untuk para Gal alias cewek, kita patut bersyukur nih, karena diskriminasi terhadap hak-hak cewek sudah dihapus perlahan oleh era globalisasi.

Fun? Not at all sebenernya.

Dengan seluruh kehidupan yang serba maju, kita pun dituntut maju lebih cepat. (Malah ada cewek yang perutnya maju duluan sebelum waktunya ._.)

Oke, seluruh kehidupan fahion, fun and food itu perlahan-lahan justru menghilangkan jati diri cewek yang sebenernya.

Example, tanya ke kakek atau nenek lo yang masih hidup (jangan ngomong sama nisan ya), apa itu ‘cewek’ di masa mereka, tanyain juga BoNyok lo, dan terakhir, tanya temen-temen cewek lo. 100% deh, jawabannya PASTI BEDA.

Di jaman KaNek lo (ini kalo lo anak 90-liners ya, gue gak tahu apa jadinya KaNek lo kalo lo 80-liners ._.), cewek itu, ya diem. Diem di rumah. Kerjaannya? Ngulek sambel bookkk! Kagak ada deh yang namanya ngegosip soal penyanyi dangdut keliling. Mau sekolah? Belajar? Yang sabar aja ya, apalagi kalo seandainya lo ada dikalangan kurang berada. GAK BAKAL DITERIMA!

Kalo di Jaman BoNyok lo (Ini juga buat 90-liners ya), lo, hei para Gal-Gal yang berhati hijau dan bermata besi (Kebalik bukkk...), dituntut mengikuti apa kata OrTu lo. Ini sebenernya berlaku juga buat cowok sih. Tapi untungnya BoNyok gue bisa bertahan sampai sekarang dan terjadilah suatu kejadian alam yang dinamakan ‘Detik-Detik Kelahiran Diana.’ :’) BoNyok gue sering cerita betapa dulu mereka mau apa-apa susah. Hell, buku mereka itu gentian karo adik-adike... Baju lungsuran kabeh... Les? Ngeles aja ora iso!

Sekarang, jawaban KEBANYAKAN HATI cewek sekarang. Oke, yang ini pribadi gue, boleh di-mute dulu atau apapun asal jangan dilaporin ke KPK. (salah tempat)

Cewek jaman sekarang, bertukar pola pikiran dengan cowok-cowok. Ambil contoh, waktu kita Es-De, ddooooohhhh!!!! Unyu-unyunya minta dicubiiit tauukkk!!! (nyante mas... =___=) Coba kita lihat daftar rangking, dipenuhi cewek? Atau cowok? Rata-rata nilai tertinggi di pegang siapa?
Well, kalo di Es-De gue sih, cewek. Yah, meski gue sendiri rada-rada siiihhhh ._.

Tapi coba kita loncat 10 tahun berikutnya, ketika semua dari kita telah beranjak dewasa, siapa pemegang piala, beasiswa dan penghargaan? Well, kalo kata sodara gue sih, cowok ._. (dia kayaknya 80-liners deh... #plak)

How could it be?

Gini deh. Seperti yang udah gue bilang, waktu SD itu, kita, para Gals, masih suci, polos, tak berdosa, eh nggak deh, gue udah pernah mainin sabun mandi berapa kali sampe abis (gue telen tuh kayaknya =_____=). Oke, intinya, kita saat SD, cenderung sukses karena pola pikir kita masih sedikit. Kita hanya fokus untuk BELAJAR. Untuk, NILAI. Untuk? GA ADA KATA ‘PACAR’ DI KAMUS GUE PAS SD. Hell...

Oke, beranjak dewasa dikiiiitttt aja. Semua perlahan naik, naik, naik terus. Sampai kita sadari, KITA UDAH REMAJA. Kita harus, AKAN berubah. Perubahan signifikan ini, bakal kita lihat dan alami setelah kita didatangi bulan... (dari pojok kamar, keluar cahaya benderang)

Kita mulai lirik sana-sini, mata jelalatan, cuman buat nyari ‘barang’ terbagus. F3, fashion, fun and food gak luput dari pembicaraan, oh ada satu lagi, fublic figure. (salah mungkin =_____=) Kita bakal ngomongin artis terbaru, album yang baru dirilis, SOPA PIPA, oke, yang terakhir itu semua remaja dunia merutuk.

Di saat kita lengah inilah, para pria mengambil alih!

Auch, bukan gue itu menutup mata akan keberhasilan para Wanita hebat dunia ya... Gue seneng kok, kalo temen cewek gue juara, atau berhasil di suatu bidang. Itu semata-mata karena cewek, satu sama lain, punya koneksi batin tak terbatas. MEREKA PEKA, dan sensitif... (BIG ATTENTION TO ALL OF BOYFRIENDS)

Nah. Terus, apa inti masalahnya?
Jati diri seorang cewek itu luar biasa. Jadi cewek itu luar biasa. Cowok gak akan bisa hadir tanpa cewek, remember?

Sebagai seorang cewek, seharusnya kita bisa menjadi sayap. Kalau cowok adalah kepalanya, kita pengendalinya. Ketika kita bakal berkeluarga, terkadang kitalah yang harus lebih banyak berfikir...

Jadi cewek harus bijaksana, kalau enggak, hidupnya berantakan... Gak keruan deh!

Jadi cewek, kita harus tangguh dan teguh pendirian. Kalau enggak, terseret sana-sini deh, gak jelas rimbanya.

Jadi cewek, harus tegar. Kita tidak bisa selamanya meratapi cowok yang pergi dari hidup kita, padahal kita aja belum pernah ngomong sama dia.

Tapi, sebenernya gini-gini gampang lho. Cewek juga banyak dianugrahi kemampuan luar biasa!

Tahu masa pra-sejarah? Dimana para pejantan berburu dan betina mengurus rumah dan anak? Pola pikir para betina jadi tidak bisa terfokus pada satu hal saja. Ketika ia memikirkan makan, ia harus memikirkan anak, ia harus memikirkan rumah. Ketika ia membersihkan debu, ia juga menjaga anaknya, sekaligus menyiapkan makanan. The ladies are multi-tasker! Mereka selalu mengerjakan berbagai hal bersamaan! Subhanallah.... :’)

See? That simple. Kita setidaknya harus bisa menyeimbangkan antara yang satu dengan lain, hak dan kewajiban, yang kiri dan kanan, atas bawah. Gue gak minta kita jadi kuper hanya karena harus ngulek sambel terus... Gue tahu kok gimana rasanya tersiksa antara nangis ato gak nangis saat mengupas bawang.... 

Hiks.... Ah udah ah! Ini nih efeknya gue kebanyakan melamun! Lama-lama ngelantur!

Okem, gue terima saran dan kritik lo semua, dan kalo gak keberatan, komen juga yang di bawah ye~ #nobodywantto Orz

Pai pai~!

Minggu, 22 Januari 2012

366 pages of 2012

Well, meski memang telat karena gue gak pernah sempet (males) buka blog, gue akan mengucapkan, HAPPY NEW YEARS~ Akemeshite omedettou~ Selamat tahun baru buat semua readers gue meski kalian gak pernah komen di sini~ :')

But, that's alright. Gue juga belum kepikiran blog gue bakal famous kok. Gue masih mikir, "Famous for what? Like Arief M? Radithtya Dika? Another Teenlit author?"

Na-a~ Yup. Karena this is a new year, let's make some new things.

I write this at January, 22nd, 2012. It's mean, it's already 22 pages that I passed. Banyak kenangan baru, dan untungnya sampai saat ini gue belum salah nulis tanggalan menjadi "Januari 2011" :))

New things like what? Well, gue berfikir untuk makin menyeimbangkan kehidupan gue. Sekolah, PMR, les, rumah, nulis (yang terakhir gue gak yakin). Maybe it's a bit hard, but, I'll try :D What about you?

Sampai saat ini, udah banyak ramalan tahunan yang gue baca. As a gemini girl, KATANYA sih, peruntungan gue cukup-lumayan-baguslah. Salah satunya, gue bisa dapet pacar pertama gue D: Demi apah?!

Haha. Yah, mau dapet apa nggak, gue harap dia yang terbaik :))

Lalu, INSYAALLAH gue bakal sukses di Tahun Naga Air ini. Dan gue masih harus berusaha buat nyari apa kekuatan dan kelebihan gue.

Oh iya, kemarin di sekolah gue ada sekelompok mahasiswa akhir semester. (Sampai sini ngerti?) Yup! Mereka mau riset buat bahan skripsi mereka! Muahahahahahaha!!!! Ah, mereka baik semua kok.

Jadi ceritanya mereka mau ngambil sampel dari kelas gue. Kami, para siswa/i polos tanpa dosa (boong banget deh -____-) diperintahkan untuk mengisi angket kematian, whoops, salah. Disuruh ngisi angket kuisioner tentang kemampuan dan kecerdasan serta gaya belajar siswa. Gue jadi inget dulu sidik jari gue pernah dikirim ke Singapura buat nyari kelebihan gue (sampai di sini, sidik jari Diana menggunakan kacamata hitam dan kaca pembesar plus topi dan jas detektif) =___= Gila, sidik jari gue aja udah pernah keluar negri tapi guenya sendiri belum -_________-

Anyway, gue yakin bahwa kekuatan intra dan inter personal gue masih mendekam di lubuk hati gue terdalam, menunggu untuk keluar dan bersemi bagai bunga bangkai u.u #cieee

Oh iya, bentar lagi Februari ya? Uri leader dan umma DBSK bakal ultah ya? #tebarkonfeti #masihlamakali Wish you happiness, Yunppa, Jaemma~ :))

18 Februarinya, Changmin... Apa gue kirim kulkas aja yah? :3

Terus, Juni, di tanggal 4.... YOOCHUN OPPA~ #tos Yosh! Harus cari kado buat dua orang! (buat apa nyari kado kalo dibongkar sendiri, Dianaaaaa....)

15 Desember.... WOY! Kejauhan! MUNDUR MUNDUR! (sampai di sini, kaset waktu rusak berkeping-keping, eh, ini kan kaset, bukan CD)

Yak, bila dihitung-hitung menggunakan rumus persamaan dari pemjumlahan yang dibagi dua dan dikali dua, masih ada 346 hari lagi buat gue menghabiskan waktu di tahun Kabisat keren ini 8)) /sleeping like a boss

Dan tanpa resolusi berarti, gue siap menjalani hari-hari di dunia ini dengan senyum -autis- terkembang di wajah. (menyandang ransel ungu Dora)

Ouch, udah diteriakin nyokap~ Paipai~