Uhm. Selamat datang dan selamat membaca~

Kamis, 26 Januari 2012

As A Gal


Semakin maju perkembangan dunia, semakin jarum jam waktu berputar, kini semua tak lagi sama. Mau itu pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, dan kedudukan gender.

Untuk para Gal alias cewek, kita patut bersyukur nih, karena diskriminasi terhadap hak-hak cewek sudah dihapus perlahan oleh era globalisasi.

Fun? Not at all sebenernya.

Dengan seluruh kehidupan yang serba maju, kita pun dituntut maju lebih cepat. (Malah ada cewek yang perutnya maju duluan sebelum waktunya ._.)

Oke, seluruh kehidupan fahion, fun and food itu perlahan-lahan justru menghilangkan jati diri cewek yang sebenernya.

Example, tanya ke kakek atau nenek lo yang masih hidup (jangan ngomong sama nisan ya), apa itu ‘cewek’ di masa mereka, tanyain juga BoNyok lo, dan terakhir, tanya temen-temen cewek lo. 100% deh, jawabannya PASTI BEDA.

Di jaman KaNek lo (ini kalo lo anak 90-liners ya, gue gak tahu apa jadinya KaNek lo kalo lo 80-liners ._.), cewek itu, ya diem. Diem di rumah. Kerjaannya? Ngulek sambel bookkk! Kagak ada deh yang namanya ngegosip soal penyanyi dangdut keliling. Mau sekolah? Belajar? Yang sabar aja ya, apalagi kalo seandainya lo ada dikalangan kurang berada. GAK BAKAL DITERIMA!

Kalo di Jaman BoNyok lo (Ini juga buat 90-liners ya), lo, hei para Gal-Gal yang berhati hijau dan bermata besi (Kebalik bukkk...), dituntut mengikuti apa kata OrTu lo. Ini sebenernya berlaku juga buat cowok sih. Tapi untungnya BoNyok gue bisa bertahan sampai sekarang dan terjadilah suatu kejadian alam yang dinamakan ‘Detik-Detik Kelahiran Diana.’ :’) BoNyok gue sering cerita betapa dulu mereka mau apa-apa susah. Hell, buku mereka itu gentian karo adik-adike... Baju lungsuran kabeh... Les? Ngeles aja ora iso!

Sekarang, jawaban KEBANYAKAN HATI cewek sekarang. Oke, yang ini pribadi gue, boleh di-mute dulu atau apapun asal jangan dilaporin ke KPK. (salah tempat)

Cewek jaman sekarang, bertukar pola pikiran dengan cowok-cowok. Ambil contoh, waktu kita Es-De, ddooooohhhh!!!! Unyu-unyunya minta dicubiiit tauukkk!!! (nyante mas... =___=) Coba kita lihat daftar rangking, dipenuhi cewek? Atau cowok? Rata-rata nilai tertinggi di pegang siapa?
Well, kalo di Es-De gue sih, cewek. Yah, meski gue sendiri rada-rada siiihhhh ._.

Tapi coba kita loncat 10 tahun berikutnya, ketika semua dari kita telah beranjak dewasa, siapa pemegang piala, beasiswa dan penghargaan? Well, kalo kata sodara gue sih, cowok ._. (dia kayaknya 80-liners deh... #plak)

How could it be?

Gini deh. Seperti yang udah gue bilang, waktu SD itu, kita, para Gals, masih suci, polos, tak berdosa, eh nggak deh, gue udah pernah mainin sabun mandi berapa kali sampe abis (gue telen tuh kayaknya =_____=). Oke, intinya, kita saat SD, cenderung sukses karena pola pikir kita masih sedikit. Kita hanya fokus untuk BELAJAR. Untuk, NILAI. Untuk? GA ADA KATA ‘PACAR’ DI KAMUS GUE PAS SD. Hell...

Oke, beranjak dewasa dikiiiitttt aja. Semua perlahan naik, naik, naik terus. Sampai kita sadari, KITA UDAH REMAJA. Kita harus, AKAN berubah. Perubahan signifikan ini, bakal kita lihat dan alami setelah kita didatangi bulan... (dari pojok kamar, keluar cahaya benderang)

Kita mulai lirik sana-sini, mata jelalatan, cuman buat nyari ‘barang’ terbagus. F3, fashion, fun and food gak luput dari pembicaraan, oh ada satu lagi, fublic figure. (salah mungkin =_____=) Kita bakal ngomongin artis terbaru, album yang baru dirilis, SOPA PIPA, oke, yang terakhir itu semua remaja dunia merutuk.

Di saat kita lengah inilah, para pria mengambil alih!

Auch, bukan gue itu menutup mata akan keberhasilan para Wanita hebat dunia ya... Gue seneng kok, kalo temen cewek gue juara, atau berhasil di suatu bidang. Itu semata-mata karena cewek, satu sama lain, punya koneksi batin tak terbatas. MEREKA PEKA, dan sensitif... (BIG ATTENTION TO ALL OF BOYFRIENDS)

Nah. Terus, apa inti masalahnya?
Jati diri seorang cewek itu luar biasa. Jadi cewek itu luar biasa. Cowok gak akan bisa hadir tanpa cewek, remember?

Sebagai seorang cewek, seharusnya kita bisa menjadi sayap. Kalau cowok adalah kepalanya, kita pengendalinya. Ketika kita bakal berkeluarga, terkadang kitalah yang harus lebih banyak berfikir...

Jadi cewek harus bijaksana, kalau enggak, hidupnya berantakan... Gak keruan deh!

Jadi cewek, kita harus tangguh dan teguh pendirian. Kalau enggak, terseret sana-sini deh, gak jelas rimbanya.

Jadi cewek, harus tegar. Kita tidak bisa selamanya meratapi cowok yang pergi dari hidup kita, padahal kita aja belum pernah ngomong sama dia.

Tapi, sebenernya gini-gini gampang lho. Cewek juga banyak dianugrahi kemampuan luar biasa!

Tahu masa pra-sejarah? Dimana para pejantan berburu dan betina mengurus rumah dan anak? Pola pikir para betina jadi tidak bisa terfokus pada satu hal saja. Ketika ia memikirkan makan, ia harus memikirkan anak, ia harus memikirkan rumah. Ketika ia membersihkan debu, ia juga menjaga anaknya, sekaligus menyiapkan makanan. The ladies are multi-tasker! Mereka selalu mengerjakan berbagai hal bersamaan! Subhanallah.... :’)

See? That simple. Kita setidaknya harus bisa menyeimbangkan antara yang satu dengan lain, hak dan kewajiban, yang kiri dan kanan, atas bawah. Gue gak minta kita jadi kuper hanya karena harus ngulek sambel terus... Gue tahu kok gimana rasanya tersiksa antara nangis ato gak nangis saat mengupas bawang.... 

Hiks.... Ah udah ah! Ini nih efeknya gue kebanyakan melamun! Lama-lama ngelantur!

Okem, gue terima saran dan kritik lo semua, dan kalo gak keberatan, komen juga yang di bawah ye~ #nobodywantto Orz

Pai pai~!

Minggu, 22 Januari 2012

366 pages of 2012

Well, meski memang telat karena gue gak pernah sempet (males) buka blog, gue akan mengucapkan, HAPPY NEW YEARS~ Akemeshite omedettou~ Selamat tahun baru buat semua readers gue meski kalian gak pernah komen di sini~ :')

But, that's alright. Gue juga belum kepikiran blog gue bakal famous kok. Gue masih mikir, "Famous for what? Like Arief M? Radithtya Dika? Another Teenlit author?"

Na-a~ Yup. Karena this is a new year, let's make some new things.

I write this at January, 22nd, 2012. It's mean, it's already 22 pages that I passed. Banyak kenangan baru, dan untungnya sampai saat ini gue belum salah nulis tanggalan menjadi "Januari 2011" :))

New things like what? Well, gue berfikir untuk makin menyeimbangkan kehidupan gue. Sekolah, PMR, les, rumah, nulis (yang terakhir gue gak yakin). Maybe it's a bit hard, but, I'll try :D What about you?

Sampai saat ini, udah banyak ramalan tahunan yang gue baca. As a gemini girl, KATANYA sih, peruntungan gue cukup-lumayan-baguslah. Salah satunya, gue bisa dapet pacar pertama gue D: Demi apah?!

Haha. Yah, mau dapet apa nggak, gue harap dia yang terbaik :))

Lalu, INSYAALLAH gue bakal sukses di Tahun Naga Air ini. Dan gue masih harus berusaha buat nyari apa kekuatan dan kelebihan gue.

Oh iya, kemarin di sekolah gue ada sekelompok mahasiswa akhir semester. (Sampai sini ngerti?) Yup! Mereka mau riset buat bahan skripsi mereka! Muahahahahahaha!!!! Ah, mereka baik semua kok.

Jadi ceritanya mereka mau ngambil sampel dari kelas gue. Kami, para siswa/i polos tanpa dosa (boong banget deh -____-) diperintahkan untuk mengisi angket kematian, whoops, salah. Disuruh ngisi angket kuisioner tentang kemampuan dan kecerdasan serta gaya belajar siswa. Gue jadi inget dulu sidik jari gue pernah dikirim ke Singapura buat nyari kelebihan gue (sampai di sini, sidik jari Diana menggunakan kacamata hitam dan kaca pembesar plus topi dan jas detektif) =___= Gila, sidik jari gue aja udah pernah keluar negri tapi guenya sendiri belum -_________-

Anyway, gue yakin bahwa kekuatan intra dan inter personal gue masih mendekam di lubuk hati gue terdalam, menunggu untuk keluar dan bersemi bagai bunga bangkai u.u #cieee

Oh iya, bentar lagi Februari ya? Uri leader dan umma DBSK bakal ultah ya? #tebarkonfeti #masihlamakali Wish you happiness, Yunppa, Jaemma~ :))

18 Februarinya, Changmin... Apa gue kirim kulkas aja yah? :3

Terus, Juni, di tanggal 4.... YOOCHUN OPPA~ #tos Yosh! Harus cari kado buat dua orang! (buat apa nyari kado kalo dibongkar sendiri, Dianaaaaa....)

15 Desember.... WOY! Kejauhan! MUNDUR MUNDUR! (sampai di sini, kaset waktu rusak berkeping-keping, eh, ini kan kaset, bukan CD)

Yak, bila dihitung-hitung menggunakan rumus persamaan dari pemjumlahan yang dibagi dua dan dikali dua, masih ada 346 hari lagi buat gue menghabiskan waktu di tahun Kabisat keren ini 8)) /sleeping like a boss

Dan tanpa resolusi berarti, gue siap menjalani hari-hari di dunia ini dengan senyum -autis- terkembang di wajah. (menyandang ransel ungu Dora)

Ouch, udah diteriakin nyokap~ Paipai~